Tips Memilih Cendet Bakalan Yang Bagus Dan Cara Perawatannya
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam memilih bahan atau bakalan cendet yang berkualitas, diantaranya :
1. Berkelamin jantan, ciri-ciri burung cendet jantan dapat dilihat warna bulu yang tegas mengkilap dan kontras.
2. Bentuk
paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, besar dan
pipih. Paruh bagian bawah cenderung lurus bagian atas tidak terlalu
bengkok atau mbetet.. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan
posisi mata kalau bisa lubangnya lebar kalau dilihat dari samping
tembus. Ini diyakini memiliki volume suara yang keras.
3. Kepala besar dan papak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
4. Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur panjang, badan dan ekor serta kaki yang serasi dan berdiri tegak.
5. Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat.
6. Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
Perawatan
harian untuk burung cendet relatif sama dengan burung berkicau jenis
lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Cendet:
- Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (mandi karamba atau semprot, tapi kebanyakan cendet mandi semprot walaupun ada juga sebagian kecil yang mandi keramba, itu tergantung pada kebiasaan masing-masing burung.
- Bersihkan kandang harian, ganti Voer dan Air Minum dengan yang baru.
- Berikan Jangkrik 5 ekor dan kroto 1 sendok. (untuk kroto bisa tiap hari atau 3x seminggu) disesuaikan dengan kondisi penampilan terbaik.
- Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 7.00-9.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
- Setelah dijemur, angin-anginkan selama 10 menit, lalu dikerodong dan istirahatkan di tempat yang tenang.
- selama istirahat di siang hari bisa ditempel dengan burung master yang cocok.
- Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
- Berikan lagi jangkrik 5 ekor.
- Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.
Catatan
: Ada sebagian mania cendet yang memandikan cendetnya di malam hari
dengan alasan supaya kerja lebih tancep, ini sah-sah saja karena tujuan
akhir dari perawatan burung adalah supaya bisa kerja secara maksimal
apapun sistim perawatannya.